DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK - KOTA KENDARI
1.   SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA DAN PREKURSOR NARKOTIKA (P4GN)     2.   VERIVIKASI LAPANGAN EVALUASI KOTA LAYAK ANAK HYBRID (VLH)     3.   JAMBORE KADER PKK TAHUN 2021     4.   PEMBUKAAN JAMBORE KADER PKK TAHUN 2021     5.   RAPAT KOORDINASI DAN SINKRONISASI PELAKSANAAN KEBIJAKAN, PROGRAM DAN KEGIATAN PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN    
Nature
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA DAN PREKURSOR NARKOTIKA (P4GN)

Sebanyak 30 orang ASN Lingkup Dinas PPPA Kota Kendari mengikuti kegiatan Sosialisasi P4GN yang digelar oleh BNN Kota Kendari, bertempat di Ruang Rapat Dinas PPPA. Kegiatan Sosialisasi ini dibuka oleh Plt. Kadis PPPA @Hj. Ratna Dewi, SE., M.Si.   Tujuan kegiatan Sosialisasi ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia di Lingkungan Kantor Dinas PPPA dalam melakukan Pencegahan terhadap bahaya narkoba dan mengenali tanda-tanda penderita yang diduga terpapar Narkoba serta dampak dari penggunaan narkoba itu sendiri. Selain itu agar lingkungan kantor Dinas PPPA memiliki daya tangkal yang tangguh dari ancaman narkoba yang akan merambah tanpa batas baik tempat maupun orang.   Narasumber dalam kegiatan sosialisasi ini adalah salah satu Penyuluh Narkoba dari BNN Kota Kendari @Mustikawati. Beliau memberikan penjelasan bahwa dari jumlah penduduk usia 15-64 tahun berjumlah 273.752 jiwa dengan angka prevalensi 0.8% atau 1.902 jiwa terpapar Narkoba.   Berdasarkan fakta yang terjadi, penyebab meningkatnya peredaran narkoba dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain jumlah penduduk Indonesia 250 juta jiwa menjadi pasar potensial narkoba dengan jumlah penyalahguna narkoba lebih dari 6 juta jiwa. Faktor berikutnya adalah kondisi sosial ekonomi masyarakat yang masih rendah sehingga mudah tergiur untuk menjadi pengedar narkoba, karena keuntungannya sangat besar. Peredaran narkoba juga sudah masuk ke tingkat Desa/Kelurahan dan korbannya mulai dari orang tua hingga menyasar pelajar tingkat SD. Penyebab selanjutnya adalah masih rendahnya niat para pecandu untuk pulih atau di rehabilitasi.   Narasumber juga menjelaskan berbagai jenis narkotika, mulai dari jenis ganja, sabu-sabu dan bahan adiktif lainnya, sehingga dapat dikenali dan diketahui dampaknya. Berdasarkan fakta tersebut, untuk memerangi atau memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba yang akan merambah pada diri sendiri, keluarga dan masyarakat, harus dilakukan secara rutin berbagai upaya mulai dari sosialisasi, implementasi kebijakan dan pemeriksaan urine sesuai program dalam Rencana Aksi Daerah yang harus dilaksanakan secara terus-menerus dan terintegrasi dengan para Stakeholder terkait, khususnya BNN Kota Kendari sebagai leading sektor program sehingga dapat meminimalisir berkembangnya jaringan narkoba khususnya di Kota Kendari.   Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) adalah sejalan dengan Program Pemerintah Kota Kendari yang dituangkan dalam Rencana Aksi Daerah sesuai Instruksi Walikota Kendari Nomor 2 Tahun 2020. Rencana Aksi ini diwujudkan sebagai Penguatan kepada Stakeholder, masyarakat dan pelaku usaha dalam mewujudkan Program Lingkungan Kerja Bersinar menuju Kota Kendari Bersinar sesuai kebijakan Pemerintah Kota Kendari.   #Ayoo berantas narkoba #klu bukan kita siapa lagi #demi generasi penerus bangsa

BERITA TERBARU

SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYALAHGUNAAN…

VERIVIKASI LAPANGAN EVALUASI KOTA LAYAK…

JAMBORE KADER PKK TAHUN 2021

PEMBUKAAN JAMBORE KADER PKK TAHUN…

RAPAT KOORDINASI DAN SINKRONISASI PELAKSANAAN…